Bupati Yohanes Ontot Pimpin Rapat Percepatan Program Sekolah Rakyat di Sanggau

Editor: Redaksi author photo

Bupati Yohanes Ontot Pimpin Rapat Percepatan Program Sekolah Rakyat di Sanggau
Suaraindo.id – Bupati Sanggau,  Yohanes Ontot, memimpin rapat pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TLSP/CSR) untuk mendukung program Sekolah Rakyat Kabupaten Sanggau. Rapat berlangsung di Aula Babai Cinga, Kantor Bupati Sanggau, Kamis (8/10/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau,  Aswin Khatib, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pembahasan difokuskan pada percepatan pelaksanaan dan skema dukungan program Sekolah Rakyat melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan dunia usaha. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan formal berbasis asrama (boarding school) yang disediakan secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan prasejahtera. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas dan terintegrasi.

Bupati Sanggau Yohanes Ontot dalam arahannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, melainkan langkah nyata untuk memutus rantai kemiskinan dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah Rakyat ini bukan sekadar sekolah, tapi bentuk kehadiran negara untuk anak-anak kita dari keluarga miskin ekstrem. Pendidikan gratis berasrama ini akan memberikan akses, kualitas hidup, dan harapan masa depan yang lebih baik. Ini sejalan dengan visi kita Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan,” ujar Ontot.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar program tersebut dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan. Salah satu bentuk dukungan yang didorong adalah keterlibatan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TLSP/CSR).

Menurutnya, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha diperlukan untuk mengatasi ketimpangan sosial serta memperkuat akses pendidikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Sanggau.

“Program ini memperlihatkan bagaimana sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat direalisasikan langsung untuk mengatasi ketimpangan sosial dan memperkuat akses pendidikan di daerah perbatasan seperti Sanggau,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Sanggau berkomitmen menyiapkan berbagai aspek pendukung untuk merealisasikan program tersebut. Persiapan meliputi penyediaan lahan, dukungan regulasi daerah, serta pelibatan dunia usaha melalui skema CSR.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Sanggau berharap program Sekolah Rakyat dapat segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih baik (Man)

Share:
Komentar

Berita Terkini