Suaraindo.id – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena,
menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kewaspadaan Dini Daerah dan Penanganan
Konflik Kabupaten Sanggau Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Forum
Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Sanggau periode 2026–2030.
FKDM Sanggau Periode 2026–2030 Dikukuhkan
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Daranante, Kantor Bupati Sanggau, Kamis (8/10/2026). Rakor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat.
Melalui penguatan FKDM, pemerintah daerah berharap sistem deteksi dan pencegahan dini terhadap potensi konflik dapat berjalan lebih efektif. Peran aktif masyarakat, komunikasi yang baik, serta kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan di Kabupaten Sanggau.
Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena menegaskan bahwa FKDM memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi berbagai potensi permasalahan di tengah masyarakat sejak dini.
Menurutnya, kewaspadaan dini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Mari bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat kepedulian, serta membangun Kabupaten Sanggau yang aman dan kondusif sebagai fondasi bagi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat," ujar Susana.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas daerah agar berbagai potensi konflik dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Bersama menjaga Sanggau tetap aman, damai, dan kondusif," tambahnya.
Rakor dan pengukuhan FKDM periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial, meningkatkan kewaspadaan masyarakat, serta mencegah potensi konflik demi terciptanya situasi Kabupaten Sanggau yang aman, damai, dan harmonis.
Dengan keterlibatan aktif seluruh pihak, upaya menjaga kondusivitas daerah diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Man)